-Essay Project Little Sun Secondary

Updated: Oct 21, 2019

Pemindahan Ibukota

Berita yang menggemparkan akhir-akhir ini adalah berita tentang pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, tepatnya di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara. Presiden Joko Widodo menyampaikan hal ini lewat pidatonya di sidang tahunan MPR yang diadakan pada 16 Agustus 2019.


Pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi mengundang pendapat pro dan kontra dari masyarakat. Hal ini disambut dengan sangat baik oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, terutama penduduk Kalimantan Timur. Namun, sebagian besar penduduk DKI Jakarta menolak adanya pemindahan ibukota negara, meskipun Presiden Jokowi telah menyatakan alasan-alasan yang mendukung.


Biaya yang akan dikeluarkan oleh pemerintah untuk pemindahan ibu kota tentu sangat tinggi, sekitar 323 hingga 466 triliun rupiah. Namun, pendanaan 19% pemindahan ibu kota berasal dari APBN. Sedangkan sisanya adalah pendanaan dari investasi swasta dan BUMN. Pemindahan ibukota memang perlu dilakukan demi kemajuan bangsa. Malah menurut saya, pemindahan ini harus direalisasikan sesegera mungkin. Hal ini tentu berdasarkan fakta yang ada dan juga didukung oleh beberapa alasan dari berbagai sudut pandang. Masalah kepedudukan dapat menjadi salah satu alasan yang meyakinkan. SUPAS tahun 2015 menyebutkan bahwa konsentrasi penduduk di Indonesia terpusatkan di Pulau Jawa. 56% penduduk Indonesia tinggal di Jawa, sekitar 10% di Sumatera, dan kurang dari 10% di pulau-pulau lainnya. Alasan selanjutnya adalah permasalahan ekonomi. Terdapat sebuah istilah yang menggambarkan keadaan ekonomi di Indonesia, yaitu “Jawasentris”, yang berarti berpusat di Jawa. Maksudnya, perekonomi di Pulau Jawa sangat mendominasi dan berkembang dengan pesat, sedangkan perkembangan ekonomi di luar Pulau Jawa lebih lambat. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan ekonomi antar pulau.


Hasil analisis dari KLHS Bappenas 2019 menunjukkan bahwa konversi lahan di Pulau Jawa merupakan konversi lahan terbesar di Indonesia. Lahan yang telah dijadikan lahan terbangun sudah terlalu banyak. Pada 2000, proporsi lahan terbangun di Jawa adalah sebesar 48,41 persen. Meskipun pada tahun 2010 berkurang menjadi 46,49 persen, diprediksi lahan terbangun di Jawa pada 2020 dan 2030 akan menjadi sebesar 44,64 dan 42,79 persen dengan adanya rencana pemindahan ibu kota. Kalimantan Timur dipilih tentu bukan tanpa alasan. Lembaga pemerintah yang bersangkutan sudah menganalisis dan merundingkannya bersama. Hasil analisis menunjukan bahwa Kalimantan Timur layak untuk menjadi letak ibukota baru dan mengalahkan beberapa kandidat lain yang sebelumnya juga terlihat cukup layak. Inilah beberapa alasan mengapa harus Kalimantan Timur.


Krisis ketersediaan air menjadi salah satu alasan kuat mengenai pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. Indikator ketersediaan air bersih di Jawa Tengah berwarna kuning. Artinya, provinsi ini mengalami tekanan ketersediaan air. Sedangkan indikator ketersediaan air bersih di Jawa Timur telah berwarna jingga, yang berarti air bersih telah menjadi sesuatu yang langka. Namun, indikator di Wilayah Jabodetabek telah berwarna merah. Tidak hanya mengalami tekanan, air bersih di wilayah ini mengalami kelangkaan mutlak. Berbeda dengan di Kalimantan Timur yang indikatornya berwarna hijau, artinya air bersih masih tersedia di sana.


Risiko bencana di Kalimantan Timur lebih rendah daripada di tempat lain. Risiko terjadinya banjir di Kalimantan Timur tidak setinggi risiko banjir di DKI Jakarta. Begitu juga dengan risiko terjadinya bencana seperti tsunami, gempa bumi, kebakaran hutan, maupun tanah longsor. Kalimantan Timur menjadi letak yang memiliki risiko bencana alam paling rendah serta strategis dibandingkan kandidat-kandidat lainnya. Tentu ini adalah salah satu kelebihan Kalimantan Timur yang cukup dipertimbangkan.


Fasilitas umum di Kalimantan Timur lebih memadai dibandingkan daerah lain di Kalimantan. Provinsi Kalimantan Timur adalah provinsi paling maju di Kalimantan. Jalan-jalan raya di sana sudah lebar dan terdapat banyak tol yang berguna untuk menghubungkan satu kota ke kota lainnya. Hal ini akan memudahkan perjalanan dari kota ke kota, apalagi dengan adanya bandar udara yang memadai. Tentu ini sangat menguntungkan bagi masyarakat daerah lain yang perlu pergi ke ibu kota.


Kalimantan Timur, tepatnya sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara, terletak di pusat Indonesia. Akses bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di bagian timur menuju ibu kota akan lebih mudah karena jarak dari ujung Indonesia bagian barat dan timur hampir sama. Biaya transportasi menuju ke ibu kota akan menjadi lebih rendah karena Kalimantan Timur lebih dekat dengan seluruh area Indonesia. Ini juga akan menghilangkan istilah “Jawasentris” dan membantu pemerataan pembangunan dan perekonomian di Indonesia. Setiap wilayah akan mendapatkan pembangunan yang sama seperti di wilayah lainnya.


Maka dari itu, akan lebih baik bila ibu kota negara dipindahkan ke Kalimantan Timur. Hal ini akan mendukung kesejahteraan Indonesia dari berbagai aspek, seperti pemerataan pembangunan, ekonomi, dan penduduk. Bila setiap unsur negara mau mengerahkan usaha terbaiknya untuk melaksanakan pemindahan ibu kota, saya yakin, pemindahan ibu kota akan berdampak positif dan menguntungkan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Dengan begitu, Indonesia akan menjadi negara yang sejahtera, makmur, dan terpandang di antara negara-negara lain.


Oleh Gabrielle Feodora X IPA


Referensi:

https://nasional.kompas.com/read/2019/08/27/07325011/6-hal-penting-soal-pemindahan-ibu-

kota-ke-kalimantan-timur?page=all.

Penulis : Ihsanuddin

Editor : Diamanty Meiliana


“Rencana Pemindahan Ibukota ke Luar Jawa, Berikut Masukan Para Pihak”,

https://www.mongabay.co.id/2019/05/02/rencana-pemindahan-ibukota-ke-luar-jawa-berikut-

masukan-para-pihak/, oleh Lusia Arumingtyas dan Indra Nugraha [Jakarta] di 2 May 2019


“Biaya Pindah Ibu Kota Rp 466 T, Hanya 19% Pakai Uang Negara”, https://finance.detik.com/properti/d-4681159/biaya-pindah-ibu-kota-rp-466-t-hanya-19-pakai-

uang-negara, oleh Hendra Kusuma. Senin, 26 Agustus 2019



56 views

Contact Us:

Playgroup and Kindergarten
0821 3901 3390
Lower Secondary
0822 5788 8518
Primary
0813 8236 9177
Upper Secondary
0812 1769 2590
Jalan Manyar Kartika 48, 60118, Surabaya
  • facebook-logo-button-01
  • instagram-01
  • youtube-01

Littlesun

littlesunschool

Little Sun School